Inilah Cara Berbisnis Emas Lengkap!

cara berbisnis emas

Cara Berbisnis Emas – Siapa yang tak kenal emas? Bagi sebagian orang, mempunyai emas merupakan menjadi tolak ukur bagi kekayaan seseorang. Memang emas menjadi standart pengukur kekayaan bagi suatu negara yang berlaku sampai kini.

cara berbisnis emas

Tak heran bila banyak yang tertarik untuk berbisnis emas. Toko emas perhiasan merupakan jenis usaha bisnis emas yang paling banyak dilakukan khususnya di Indonesia. Ada banyak toko emas perhiasan yang namanya tenar di Indonesia.

Emas sendiri memang dikenal sebagai produk yang banyak mendatangkan uang karena harganya yang mahal.

Banyak juga orang memilih untuk investasi emas karena harganya yang cenderung stabil. Perdagangan emas ini bisa berupa emas perhiasan atau emas batangan. Stok emas perhiasan atau emas batangan diperoleh dari produsen emas lokal ataupun produksi dari PT Antam yang merupakan perusahaan emas yang besar.

Lalu bagaimana cara menghasilkan uang melaui bisnis emas ini? Berikut ini akan dipaparkan Cara Berbisnis Emas yang coba dapat terapkan:

  1. Pembelian

Dalam pembelian emas dagangan, para pengusaha Toko Emas umumnya membeli emas perhiasan dari sales perusahaan perhiasan emas, atau dapat juga bekerjasama dengan para produsen perhiasan emas yang menjual produk perhiasan.

Sedangkan pembelian emas batangan, dapat dilakukan dengan memesan emas batangan dari sales ataupun langsung ke PT Antam.

Emas perhiasan yang didapat dari supplier kemudian akan diklasifikasikan.

Umumnya klasifikasi ini terdiri atas kelompok emas, jenis emas, range berat emas, dan penempatan lokasi emas di nampan display.

Jenis emas sendiri terbagi atas emas tua, emas setengah tua, serta emas muda. Sedangkan kelompok emas terbagi atas tindikan, gelang, kalung, anting, cincin, dan liontin. Range emas pun dapat dikelompokkan sesuai berat emas dalam masing-masing kelompok emas. Sedangkan penempatan lokasi di nampan display umumnya berdasarkan kelompok, jenis, serta range emas tersebut.

Dalam pembelian barang dari para pelanggan, umumnya toko emas akan menanyakan bon pembelian emas tersebut.

Jika tidak ada, maka toko emas umumnya akan menimbang emas tersebut untuk mengetahui kadarnya, kemudian memotongnya dalam beberapa spread (poin) dari kadar emas yang tertulis dengan mengeceknya dengan alat tertentu. Seberapa besar dan kecilnya poin potongan bergantung dengan toko itu tersebut, oleh karenanya antar toko memiliki perhitungan yang berbeda-beda dalam pembelian barang konsumen.

Contoh transaksi pembelian yaitu : Konsumen beli emas dengan harga Rp 300.000 per gr. Ketika harga emas mengalami kenaikan menjadi Rp 310.000 per gr, konsumen ingin menjual emas itu.

Toko emas A akan menetapkan spread (poin) seharga Rp 2.000 sedangkan toko emas B menetapkan spread (poin) seharga Rp 4.000, maka saat menjual pada toko emas A, konsumen akan mendapat Rp 308.000 per gr sementara di toko emas B akan mendapatk Rp 306.000 per gr.

  1. Penjualan

Penjualan bisa dilakukan dengan cara tunai. Yaitu pembeli dapat datang langsung menuju toko emas untuk memilih perhiasan yang ingin dibeli, setelah sudah menemukan perhiasan yang diinginka, maka akan terjadi salig tawar.

Umumnya penjual memberi harga dengan cara berat perhiasan dikalikan dengan harga pasaran emas per gram pada masa itu dengan melihat kadar emas perhiasan itu ditambah dengan biaya pembuatan.

Contoh transaksi ini yaitu: Pedagang emas perhiasan mempunyai 70% emas, maka penjual akan menghitungnya menjadi emas 75%. Contoh harga emas murni adalah Rp.300.000 per gram, maka Rp. 300.000 x 70% = Rp. 210.000 per gram, sementara harga jual seharga Rp.300.000 x 75% = Rp. 225.000, oleh karenanya terdapat selisih Rp.15.000 per gram. Bila seseorang membeli perhiasan kalung 5 gram, maka keuntungannya Rp.15.000 x 5 = Rp.75.000, namun selain itu terdapat biaya tukang umumnya relatif.

Selain itu ada pula toko emas yang menyediakan fasilitas menggadai emas.

Yang membedakannya dengan jual beli yaitu transaksi ini adalah gabungan transaksi jual serta beli yang mempunyai tenggat waktu tertentu untuk penebusan dan membebankan biaya untuk penitipan kepada pelanggan.

Dengan begitu pelanggan akan dicatat identitasnya serta diberikan nota bukti untuk transaksi dalam keperluan administratif.

Demikianlah pemaparan mengenai Cara Berbisnis Emas. Selamat mencoba.

Related Articles