Ini dia Teknik Riset Kata Kunci Mudah dengan Tool Gratis!

Kata kunci (keyword) memegang peranan penting dalam teknik SEO. Bahkan ada beberapa orang yang menggolongkan riset kata kunci menjadi teknik ketiga SEO selain On Page dan Off Page SEO.

Riset atau penelitian dalam mencari kata kunci menjadi hal yang sangat penting dalam menentukan umum atau tidaknya kata kunci yang bersangkutan digunakan (ke unikan). Teknik riset kata kunci yang tepat akan melahirkan kata kunci yang handal, karena kata kunci tersebut unik dan menarik.

Suatu website atau blog yang memiliki kata kunci unik dan menarik akan membuat pihak Google memberi ranking tinggi dalam proses searching. Sebelum kesana, sebaiknya kamu tahu terlebih dahulu macam-macam kata kunci yang ada dewasa ini beserta tool handal dan tentunya gratis.

Pengertian dan Macam-Macam Kata Kunci

Kata kunci (keyword) adalah kata atau rangkaian kata yang biasa digunakan oleh pengguna internet pada mesin pencari (Search Engine) untuk mencari informasi yang dibutuhkan.

Contoh : Busana Muslim, Baju Terusan Pria, Sepatu Adidas, dan lain sebagainya. Kita ketikkan kata kunci tersebut di mesin pencari, maka mesin pencari akan secara otomatis menampilkan hasil pencariannya secara random sekian ratus atau sekian ribu hasil karena kata kunci kita masih bersifat umum & belum spesifik.

Ada 4 macam kata kunci (keyword). Yaitu :

  1. Kata kunci pendek (Short tail Keyword), yaitu kata kunci yang terdiri dari satu sampai dua suku kata saja. Misalnya : Sepatu Adidas, Hijab, Bilangan, Credit Card, dan sebagainya.
  2. Kata kunci panjang (Long Tail Keyword), yaitu kata kunci yang lebih dari dua suku kata. Kata kunci ini juga merupakan versi lebih spesifik atau lebih dalam penargetannya dari kata kunci pendek.Misalnya dari short tail keyword diatas kita buat versi panjangnya : Sepatu Adidas 2018 terbaik versi blogKu, Desain Hijab Syar’i, Trik Menghafal Perkalian Bilangan Bulat, Cara Membuat Virtual Credit Card, dan sebagainya.
  3. Kata Kunci Abadi (forever keyword), yaitu kata kunci yang digunakan untuk mencari informasi pada mesin pencarian yang sifatnya tidak akan pernah basi ditelan zaman.Contoh : cara membuat sangkar burung, cara membuat website mudah dan murah, dan sebagainya.
  4. Kata kunci musiman. Yaitu kebalikan dari kata kunci abadi. Keyword musiman adalah keyword yang sifatnya hanya musiman saja. Dicari pas musim itu lagi hangat-hangatnya dicari. Setelah musim berlalu, maka keyword itu tidak akan laku lagi.Contoh : hasil pertandingan MU vs Arsenal, Penyebab kekalahan Manchester United tadi malam, jadwal pertandingan bulu tangkis SEA Games, dan sebagainya.

Kata kunci yang diharapkan ada di artikel website ataupun blog kita adalah kata kunci yang bersifat Long Tail Keyword karena lebih spesifik menuju ke akar masalah yang kita angkat ke dalam, artikel, bersifat unik dan menarik, serta bersifat lebih tahan lama dicari oleh orang. Untuk dapat menghasilkan kata kunci tersebut, langkah pertama adalah kita pikirkan dulu tema apa yang akan kita angkat ke dalam artikel, kemudian kita adakan riset kata kunci.

Teknik Riset Kata Kunci (Riset Keyword)

Riset kata kunci adalah suatu teknik dalam meneliti kata kunci yang akan kita gunakan dalam kaitannya dengan minat pembaca atau pasar jika itu produk barang dan jasa, keunikan, dan daya saing dengan kompetitor.

Ada beberapa orang yang berpendapat bahwa riset kata kunci ini adalah suatu teknik ketiga setelah On Page dan Off Page SEO dan cukup digunakan sampai disitu saja.

Ada juga orang berpendapat bahwa riset kata kunci belumlah cukup tanpa riset kompetitor.

Caranya adalah dengan mencari 10 sampai 15 website handal yang temanya sama atau mirip. Kita lihat permainan kata pada Title Tag dan Tag Deskripsinya. Lalu kita adaptasikan caranya ke dalam web kita.

Dewasa ini, riset kata kunci menjadi lebih mudah karena selain tool yang berbayar, ada juga tool riset keyword yang gratis, dengan fitur-fitur yang tidak kalah bila dibandingkan dengan riset keyword yang berbayar.

Beberapa tool gratis dalam melakukan riset kata kunci antara lain : Google Keyword Planner, Google Autocomplete, Ubersuggest, Keywordtool, kwfinder, SERP, dan masih banyak lagi.

  1. Riset dengan Google Keyword Planner

Google Keyword Planner merupakan salah satu tool gratis andalan yang menjadi pilihan top untuk pihak iklan Google AdWords, para pelaku SEO, para blogger expert, maupun para pemula. Akan tetapi, akhir-akhir ini, justru banyak pemula dan orang-orang yang bahka punya kemampuan bingung bagaimana memulai menggunakannya. Ketika secara tak sadar kamu mengklik continue, malah yang kamu temui pertama terlihat adalah sebuah halaman untuk membuat kampanye iklan AdWords. Disinilah letak kebingungan pengguna itu biasa terjadi.

Nah, bagi Kamu terutama kamu yang masih pemula akan menggunakan Google Keyword Planner untuk pertama kali dan tidak ingin “terjebak” seperti itu, ikuti langkah-langkah berikut :

  1. Langkah Pertama adalah Kunjungi Google Keyword Planner (https://adwords.google.com/KeywordPlanner).
  1. Klik Sign In dan masukkan alamat emailmu :
  2. Kamu akan melihat halaman Welcome to Google AdWords. Disinilah kuncinya yaitu dengan mengklik Skip the guided setup.

 

Note, jangan klik tombol Continue karena Kamu akan secara tak sadar masuk ke halaman pembuatan iklan AdWords.

  1. Pada halaman yang muncul, masukkan kembali alamat Gmail Kamu. Negara, zona waktu, dan mata uang adalah opsional. Setelah itu, klik tombol “Save and continue.”

  1. Klik  Tools dan pilih Keyword Planner.

  1. Klik Get search volume data and trends.

  1. Ketik kata kunci yang ingin Kamu cek volume pencariannya. Bisa lebih dari satu dalam sekali pengecekan. Pada bagian Targeting negara, pilih Indonesia. Lanjutkan dengan mengklik Get search volume.

  1. Lihat hasilnya, perhatikan dari contoh diatas kemudian hasilnya sebagai berikut :

  1. Untuk kata kunci lain, ketik kata kunci tersebut di kotak Enter keywords lalu klik Get search volume.

Demikianlah tips singkat menggunakan Google Keyword Planner untuk Blog atau web kamu yang baru pertama kali dibuat. Nah, kalau kamu tadi terlanjur masuk ke halaman kampanye iklan AdWords. Ya berarti sudah parah. Solusinya,…yah…..dengan mendaftarkan alamat Gmail baru. Memang pada dasarnya Google Keyword Planner itu bukanlah alat untuk riset kata kunci, namun diperuntukkan bagi mereka pengguna Google AdWords. Artinya, hasil volume persaingan kata kunci di  adalah tingkat kesulitan dari iklan AdWords. Karena itulah, untuk mencari dan mendapatkan keyword tidak cukup baik kalau hanya menggunakan Google Keyword Planner, tapi butuh beberapa tool lain untuk riset kata kunci dengan hasil terbaik.

Riset dengan Tool Lain?

Ada banyak tool gratis lain selain google keyword planner yang beredar di internet. Yaitu ubersuggest, keywordtool, kwfinder, serp, dan masih banyak lagi. Pembahasan saya kali ini akan fokus dulu ke Ubersuggest.

Apa itu UberSuggest ?

Beberapa waktu lalu, Ubersuggest berdiri sendiri dalam melakukan riset keywordnya. namun tool tersebut telah mengalami perubahan baik dari segi setup riset keyword maupun dari segi tampilan dan alamat situs.

Ubersuggest reset keyword kini telah dikolaborasikan dengan google keyword planner sehingga selain dapat melakukan riset keyword, kamu juga dapat melihat melihat nilai CPC (Cost Per Click) iklan pada keyword yang kamu pilih.

Bagaimana cara penggunaan Ubersuggest ?

Ikuti langkah-langkah berikut :

  1. Ketik alamat ini di searchengine : https://neilpatel.com/ubersuggest
  2. Masukkan Kata Kunci Pilihan kamu. Misalkan : Baju Murah atau Baju Murah Muslim.
  3. Pada kolom 2 pilh web (untuk kata kunci berbasis web) dan,
  4. Pada kolom 3 Pilih Indonesia (untuk target situs indonesia)
  5. Kemudian klick LOOK UP
  6. Jangan lupa centang Google Keyword Planner dan Google Suggest pada bilah samping kiri ubersuggest (keyword tool).
  7. Tunggu loading hingga selesai untuk melihat keyword dan nilai CPC nya.
  8. Lihat contoh gambar dibawah ini.

Ketik kata kunci di kolom paling kiri, lalu pilih Indonesia dan klik Look Up.

Lihat hasil pencarian, jangan lupa klik centang google keyword planner dan google suggest.

Hal-hal yang dapat kamu lihat pada hasil riset keyword Ubersuggest versi terbaru ini adalah sebagai berikut.

  1. Melihat Volume pencarian kata kunci (keyword).
  2. Melihat Nilai CPC (Cost Per Click) iklan pada keyword.
  3. Dan melihat tingkat persaingan keyword (pada kolom Competition).

Dengan tampilan baru ini, dimana Google Keyword Planner dan Google Suggest yang dikombinasikan oleh Ubersuggest, kamu dapat dengan leluasa mempertimbangkan keyword yang kamu incar berdasarkan tinggi rendah-nya nilai CPC dan tingkat kompetisi atau persaingan keyword di search engine.

Salah satu kelebihan tool ini adalah tidak perlu sign in terlebih dahulu sehingga kita bisa bebas mengakses dan mengetik kata kunci yang kita inginkan. Potensi terjebak mirip seperti saat di google keyword planner bisa teratasi.

Related Articles